Blog · 2026-09-04

Perbedaan order market dan limit di crypto futures, dan kapan memakai masing-masing

Market masuk sekarang di harga berjalan dan pasti terisi, tetapi harganya bisa bergeser. Limit menunggu di harga yang Anda tentukan, harganya pasti, tetapi belum tentu terisi. Tulisan ini membandingkan keduanya dari sisi harga, kepastian isi, fee, dan risiko, lalu cara Trader Pending menangani limit yang menunggu.

≈ 2 menit baca · 351 kata

Ilustrasi: Perbedaan order market dan limit di crypto futures, dan kapan memakai masing-masing
Intinya
  • Market: pasti terisi, harga bisa bergeser (slippage). Limit: harga pasti, belum tentu terisi.
  • Di kebanyakan bursa, limit yang menunggu kena fee maker yang lebih rendah dari taker.
  • Limit yang dikelola bot di Trader Pending selalu membawa stop-loss dan target sejak dipasang.

Dua cara masuk pasar

Order market mengambil harga terbaik yang tersedia saat itu juga. Anda pasti masuk, tetapi harga isinya mengikuti buku order: di pasar tipis atau saat harga bergerak cepat, isinya bisa lebih buruk dari yang Anda lihat di layar. Selisih itu disebut slippage.

Order limit menunggu di harga yang Anda tentukan. Bila harga pasar sampai ke sana, order terisi di harga itu atau lebih baik. Bila tidak sampai, order menunggu terus, atau kedaluwarsa bila Anda memasang batas waktu.

Perbandingan langsung

MarketLimit
Kepastian terisiPasti (selama ada likuiditas)Tidak pasti; menunggu harga
Kepastian hargaTidak pasti; bisa slippagePasti di harga limit atau lebih baik
Fee (umumnya)Taker, lebih tinggiMaker, lebih rendah
Cocok untukHarga sudah di area entry, ingin masuk sekarangMenunggu harga ke level tertentu
Risiko khasIsi lebih buruk saat pasar bergejolakTerisi saat Anda tidak melihat layar, tanpa stop bila lupa

Kapan memakai market

Saat harga sudah berada di area yang Anda inginkan dan menunggu lebih lama justru merugikan, misalnya saat mengeksekusi sinyal yang sudah mencapai entry, atau saat menutup posisi cepat karena alasan risiko. Ukur slippage dengan melihat kedalaman buku order; di pair yang likuid pada ukuran kecil, selisihnya biasanya kecil.

Kapan memakai limit

Saat Anda menunggu harga mendatangi level tertentu, misalnya batas zona yang Anda analisa, atau saat ingin fee maker. Ingat risikonya: limit terisi kapan saja, sering saat Anda tidak melihat layar. Karena itu stop dan target sebaiknya ditentukan sebelum limit dipasang, bukan sesudah terisi.

Cara Trader Pending menangani keduanya

Untuk market, preview menampilkan ukuran posisi, fee buka dan tutup, perkiraan harga likuidasi, break-even, dan risk-reward sebelum order dikirim; angka yang tidak valid membuat order tidak jalan. Untuk limit yang dikelola bot, stop-loss dan minimal satu target wajib ada sejak dipasang, limit menunggu di order book bursa Anda, dan begitu terisi stop serta target langsung dikelola. Anda bisa memasang auto-expire dari 1 jam sampai 7 hari, dan tab Order menunjukkan apakah limit sedang di exchange atau di bot.

Fee dan aturan maker/taker berbeda tiap bursa dan bisa berubah; periksa di bursa Anda. Trading futures berisiko tinggi dan modal bisa hilang.

Kanal Telegram

Tulisan baru dan ringkasan pasar tiap Senin: fear and greed, dominasi BTC, kapitalisasi pasar. Tanpa sinyal, tanpa promosi.

Ikuti @traderpending
FAQ

Yang sering ditanyakan.

Apakah limit selalu lebih murah dari market?

Umumnya ya, karena limit yang menunggu dihitung sebagai maker. Tetapi limit yang dipasang di harga yang langsung tersentuh bisa dieksekusi sebagai taker di sebagian bursa.

Kenapa limit saya tidak terisi padahal harga sudah menyentuh?

Di harga yang sama ada antrean order lain yang lebih dulu. Harga menyentuh level belum berarti giliran order Anda sampai. Ini normal di semua bursa.

Bisakah limit dipasang tanpa stop-loss?

Untuk limit yang dikelola bot di Trader Pending, tidak. Stop dan minimal satu target wajib ada, karena eksekusi terjadi saat Anda mungkin tidak melihat layar.

Baca juga